Renovasi Rumah

renovasi rumah, desain rumah Melakukan renovasi rumah perlu untuk mengganti suasana, memperbaiki berbagai sudut   atau sekadar memberi kesegaran baru. Namun harga-harga yang tinggi dewasa ini membuat orang harus berpikir dua kali.

Tak perlu berkecil hati karena dengan sedikit memutar otak maka cita-cita itu pun bisa terwujud. Pilah bagian-bagian penting yang memang memerlukan perbaikan dan bagian yang dianggap “sekunder”. Setelah membuat prioritas, tentukan besar anggaran untuk merenovasi bagian tersebut. Prioritaskan renovasi pada bagian penting terlebih dahulu. Bila masih ada sisa anggaran, diaolkasikan untuk merenovasi bagian lain yang diinginkan.

renovasi rumah, rumah baru, arsitek rumah

Pilihan area yang diubah juga dapat mempengaruhi nuansa rumah secara keseluruhan. Renovasi pada kamar mandi, secara tidak langusng telah memberikan “jiwa” baru bagi rumah dan penghuninya. Cobalah dengan mengubah warna cat pada area tersebut yang bisa Anda lakukan sendiri tanpa menggunakan jasa tukang. Dengan begini, Anda pun bisa mendapatkan perubahan tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Bila ingin mengganti beberapa material di rumah, cobalah untuk melakukan survei harga pasar terlebih dahulu untuk berbagai jenis material yang diinginkan. Misalnya, bila Anda ingin menggunakan lantai marmer di rumah, cobalah menggunakan jenis material yang lain yang dapat memberikan nuansa serupa. Sekadar gambaran, lantai keramik kini sudah terdapat dalam berbagai desain, salah satunya adalah desain marmer. Selain harganya lebih murah, corak dan desainnya tidak jauh berbeda dengan lantai marmer pada umumnya.

Buatlah perencanaan renovasi dengan matang untuk menghindari terjadinya perubahan-perubahan saat proses pengerjaan. Tanpa disadari, adanya perubahan tersebut justru akan membengkakan anggaran belanja Anda.

Satu hal lagi, tak perlu selalu menggunakan perabot yang sudah jadi untuk memberikan unsur baru pada rumah. Anda dapat berkreasi dengan membuat sendiri perabot yang diinginakan dengan menggunakan teknik daur ulang. Misalnya, meja belajar kayu yang tak lagi digunakan bisa disulap menjadi meja dapur. Bagian atasnya bisa digunakan sebagai tempat untuk melakukan berbagai kegiatan memasak, seperti memotong atau menaruh berbagai kebutuhan memasak. Sedangkan lemari yang terdapat di bagian bawahnya digunakan sebagai lemari penyimpanan. Tentunya meja belajar tersebut sudah diberi cat dan teknik finishing ulang yang sesuai untuk diletakkan di area dapur.

Sumber : Kompas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: